Rindu meski dalam pelukan

Semenjak engkau datang dan hadir kedalam perasaan yang mulanya tak pernah ada tempat untukmu kau berikan aku satu arti bahwa setiap hati terkadang tak terduga memaksa untuk memberi tempat kepada hati yang mungkin tak tepat.
Semenjak saat itu kau datang dengan membawa banyak arti dalam setiap hela napasmu, setiap arti yang kau sampaikan seolah perlahan membuka pintu yang tak awalnya tak pernah terniat untuk kubuka untukmu.
Ini semua persoalan hati, terkadang logika dan perasaan tak seimbang. Sosok yang tak pernah terbayangkan hadir bagaikan sihir, tanpa permisi dan aba aba dengan seketika terpampang di hadapanku.

Hatiku perlahan mulai berbicara, ada sesuatu berbeda yang kau sampaikan kepadaku dalam tindakanmu. Sesuatu yang kucari namun tak pernah ku temui. 
Ya, sesuatu itu kamu.. 
Datang dengan membawa banyak arti. Ada sikap yang kusanjungi ada kepedulian yang ku ingini dan ada hati yang kucari. Semua itu kau bawa dengan satu paket yang dinamakan NYAMAN.

yaa.. Aku mulai nyaman, dan semenjak itu aku sangat nyaman bahkan teramat nyaman.

Dan akhirnya aku terhanyut dalam kenyamanan. 
Kau yang tak pernah terbayang untuk ada tempat di hatiku, sekarang kau berikan aku kenyamanan yang teramat nyaman hingga aku memaksa membuka hati dan menaruh seluruh tempat yang tersisa di hatiku hanya untuk satu hati, yaitu KAMU.

Sayang, 
Bolehkah aku untuk berbicara sedikit kepadamu ?
Yang kau baca di atas bukan hanya sekedar Fiktif, semua nyata sangat nyata..
Sayang,
Sekarang entah mengapa beberapa waktu belakangan ini aku merasakan cerita diatas hanya seperti fiktif belaka, ada sesuatu yang berbeda lagi yang kau tunjukan kepadaku. Ada sesuatu yang hilang yang ku rasakan, Semua sesuatu yang kau bawa disaat awal kau menyapaku sekarang entah mengapa seperti menghilang.

Sayang,
Mungkin ada yang salah dariku, tapi apa ? 
Nyaman yang ku rasakan masih tersisa hingga saat ini, tapi situasi ini membuatku tak merasakan nyaman sama sekali. seperti judul lagu "Antara ada dan tiada".

Disini sayang, ada aku disini.. tapi aku merasa kau tak pernah mengaggap keberadaanku.
Aku takut disaat aku berhadapan denganmu kau menganggap seolah olah aku adalah orang lain yang kau benci, aku merasa hadirku tak diinginkan saat ini. Aku takut sayang.

kamu pernah gak merasakan dimana kamu bingung harus berbuat apa ? bertanya tanya dalam hati akan arti hadirmu ? Aku saat ini merasakan hal itu berdebat dalam relungku.

Sayang,
Banyak lagi hal yang ingin ku sampaikan kepadamu sesungguhnya. tapi aku takut untuk menyampaikan semua keluhku, karna semakin banyak yang mungkin kusampaikan akan semakin berat rasa hatiku.

Satu hal yang kuyakini saat ini, aku berharap semua ini hanya sebatas perasaanku saja, perasaan akan takut kehilangan seseorang yang sangat kusayangi.

Sayang,
aku takut akan sebuah perubahan.

Harapanku satu, kuharap kau tak pernah berubah dengan alasan apapun.
Karna satu hati yang ada dalam relung ini masih terikat erat, sangat erat.

Terimakasih untuk masih tetap ada meski dalam susana dingin.

Sayang, aku rindu :)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAWAKU DALAM NYATA

Coretan diatas ASPAL

Angin Belakang Rumahku